Pemanfaatan energi alternatif di Indonesia menghadirkan prospek yang luas bagi industri produksi Kecil, Menengah, dan Kecil Kelautan dan Perikanan (SKTTK). Namun, muncul hambatan besar, seperti akses pendanaan yang minim, kekurangan keahlian teknis, dan kebijakan yang tidak memadai. Untuk mendorong potensi SKTTK dalam peningkatan daya ramah lingkun